KEMARIN DAN BESOK, APAKAH INI ADA?
PENDAPAT SAYA,
Ketika saya bercakap cakap dengan seorang teman yang menceritakan banyak hal tentang hari kemarin, sekarang, besoknya atau bahkan lusa, kemudian sampailah pada titik dimana kalimat ini muncul "Yang ada sekarang saja dijalani, besok mah pikir nanti"
Saya kemudian berfikir dan beranggapan dari sudut pandang lain, bahwa sebenarnya yang disebut-sebut Kemarin itu sudah tidak ada,... sudah hilang... yang tersisa hanya dalam ingatanmu saja, selanjutnya Besok dan Lusa itupun juga belum ada, atau mungkin hanya prediksimu saja.
Lalu bagaimana logika ini menjadi mungkin?...
Saya menggambarkan ini sebuah garis waktu, dimana seperti sebuah bola yang meluncur kedepan, yang mana lintasan yang dilalui bola mewakili waktu, dan bolanya mewakili dirimu.
Asumsikan saat bola masih tetap atau tidak bergerak , kemudian bergulir kedepan 5 meter jauhnya, kamu tidak akan bisa mendapatkan bola lagi didepanmu karena bola tersebut telah maju 5 meter kedepan, yang kemudian lintasan bekas bergulirnya bola tersebut sudah tidak ada bolanya, yang saya sebut hanya ingatan saja bahwa bola itu pernah bergerak disana.
Bagaimana dengan Besok atau Lusa?
Garis lintasan yang belum dilalui bola itu gambarannya, kamu mungkin bisa beranggapan bola itu akan meluncur lurus kedepan menempuh jarak 7 meter bahkan 15 meter jauuhnya, mungkin juga bola itu tidak melenceng karena ada batu dilintasanya atau bahkan lompat keluar lintasan lain, yang artinya ini hanya perkiraanmu saja, dan bola itu masih belum bergerak yang saya gambarkan sebagai "Sekarang".
Well apakah ini bisa dijelaskan secara fisika? saya belum menemukan jawabannya.
Komentar
Posting Komentar